Struktur
manajemen kebun Montaya telah diatur oleh Direksi PTP Nusantara
VIII (persero) dimana dipimpin oleh seorang Administatur, dibantu
oleh seorang Sinder Kepala dan delapan Sinder (TUK, Teknik, Pabrik
dan Afdeling). Struktur dibawahnya adalah Kepala Urusan/Mandor
Besar, Mandor dan Tata Usaha.
Susunan Manajemen:
Administratur
U. Abdulgopar G.
Sinder
Kepala
Tri
Bagus Santoso
Sinder
Pabrik Orthodoks
Ir.
Yanyan Cahyana
Sinder
Pabrik CTC
Asep
Ruchyat
Sinder
TUK
Darmin
Djuanda
Sinder
Teknik
H.
Dadang Iskandar
Sinder
Afdeling Mon.1
Ating
Supriatna, SP.
Sinder
Afdeling Mon.2
Mamin
Suryamin
Sinder
Afdeling Mon.3
Encep
Koswara
Sinder
Afdeling Mon.4
Uu
Syariefudin
Jumlah
karyawan kebun Montaya seluruhnya adalah 2.276 orang terdiri
dari :
Unsur Pimpinan
10 Orang
Unsur Pengawas
157 orang
Karyawan Pelaksana
2.109 orang
Jika
dihitung dengan batihnya, maka jumlah jiwa yang ada di kebun Montaya
adalah sekitar 7.500 orang.
KESEJAHTERAAN
KARYAWAN
Sistem
gaji/upah, santunan dan jaminan sosial karyawan kebun Montaya mengacu
kepada Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) antara Direksi PTP NUsantara
VIII dengan Serikat Pekerja Perkebunan (SP-BUN) PTP Nusantara VIII yang
diberlakukan mulai tanggal 1 Januari 2000, dan dirinjau setiap dua tahun
sekali.
Kepada
karyawan diberikan gaji menurut golongan sesuai skala gaji sebagaimana
diatur dalam KKB tersebut. Selain mendapatkan gaji setiap bulannya setiap
karyawan juga mendapatkan hak cuti tahunan (12 hari kerja dengan tunjangan
cuti sebesar 40% dari gaji), cuti panjang setiap enam tahun sekali (30
hari kalender dengan tunjangan cuti sebesar satu kali gaji), cuti sakit
dan biaya poengobatan serta perawatan, bantuan pakaian kerja, tunjangan
hari raya keagamaan, penghargaan masa kerja 25, 30 dan 35 tahun, santunan
haru tua, dan lain sebagainya.
Perusahaan
perkebunan juga menyediakan sarana dan prasarana untuk kegiatan olah
raga, kesenan dan pembinaan mental karyawan. Saat ini sarana olahraga
yang dimiliki oleh Kebun Montaya meliputi lapangan tenis, lapangan bola,
lapangan volley, lapangan bulu tangkis, meja pingpong dan meja bilyar.
Sedangkan sarana kesenian yang dimiliki meliputi band, degung, calung
dan reog.
Kegiatan
pembinaan mental secara rutin dilaksanakan seminggu sekali di tiap mesjid
yang ada di lingkungan perkebunan dengan mubaligh baik dari karyawan
perkebunan, tokoh agama sekitar perkebunan maupun dari luar Kecamatan.
Untuk
memenuhi kebutuhan keluarga, pihak Kebun juga memiliki Koperasi Karyawan
yang menyediakan dan memasok kebutuhan bahan pokok keluarga serta simpan
pinjam.
Kerjasama
Tri B. Santoso dan suhendar.8m.com
Copyright (c) 2001